Jakarta, IDN Times - Hari ini, pada tanggal 24 April 2025 yang merupakan hari Kamis, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam turun sebesar Rp22.000 dan kini berada di angka Rp1,969 juta per gram.
Harga beli kembali (buyback) yang ditawarkan oleh Antam pun turun sebesar Rp22.000, sehingga membuat harga buyback emas Antam pada hari ini menjadi Rp1,818 juta per gram.
1. Nilai logam mulia Antam berdasarkan ukuran yang berbeda
Berikut adalah harga jual emas batangan milik Antam saat ini untuk berbagai denominasi, sebagaimana diambil dari situs web logammulia.com:
• Biaya untuk 0,5 gram emas:Rp1.034.500.
• Harga untuk 1 gram emas adalah Rp1,969 juta.
• Harga untuk 2 gram emas adalah Rp3,878.
• Harga untuk 3 gram emas adalah Rp5,792 juta.
• Harga emas 5 gram: Rp9,62 juta.
• Harga emas 10 gram: Rp19,185 juta.
• Harga untuk 25 gram emas adalah Rp47,837 juta.
• Harga untuk 50 gram emas adalah Rp95,595 juta.
• Harga 100 gram emas: Rp191,112 juta.
Harga penjualan emas tersebut belum mencakup Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Pembeli yang tidak melampirkan NPWP akan mendapatkan diskon pajak tambahan sebesar 0,9 persen.
2. Emas merupakan bentuk investasi yang terjamin keamanannya.
Emas dapat berfungsi sebagai alat yang amat membantu dalam mengelola keragaman portofolio investasi Anda. Di samping dipilihnya emas karena termasuk jenis barang mewah, harga emas kebanyakan kali tidak searah dengan nilai dari aset finansial lain semacam saham ataupun real estat.
Oleh sebab itu, ketika harga saham atau real estat mengalami penurunan, nilai emas cenderung meningkat; akibatnya, para investor yang sudah membagi portofolio mereka dengan berinvestasi di emas dapat merasa lebih tenang, lantaran tidak seluruh aset yang dimilikinya ikut melemah.
Menurut MoneyWeek, emas dapat dianggap sebagai jaminan bagi portofolio seseorang, oleh karena itu setiap investor harus menyisihkan sekitar 5 sampai 15 persen dari total portofolionya untuk berinvestasi dalam bentuk emas.
3. Tetapkan sasarannya terlebih dahulu sebelum berinvestasi dalam emas
Berinvestasi dalam emas kerap dijadikan opsi, terlebih untuk para pemodal yang lebih berhati-hati. Tak hanya sederhana, namun investasi ini pun relatif lebih stabil. Hal itu karena tingkat resikonya tidak sebesar ketika memilih pasar saham sebagai tempat menanamkan modal.
Oleh karena itu, sebelum Anda mulai berinvestasi, pastikan terlebih dahulu mengetahui tujuan dari investasi tersebut. Bila investasi yang dilakukan adalah jenis jangka pendek, mungkin opsi logam mulia seperti emas kurang sesuai mengingat adanya perbedaan antara harga penjualan dengan pembelian. Sebaliknya, hal ini bisa membuat Anda merugi bukannya mendapat keuntungan.
Maka dari itu, pandai-pandailah dalam memilih tujuan investasi!
Komentar
Posting Komentar