BOLA.com - Informasi bahwa AC Milan mencoba merekrut Theo Hernandez pada transfer Januari lalu terkonfirmasi klub Liga Italia tersebut.
Bocor-bocoran mini dipoles di pokok transfer musim dingin beberapa waktu lalu.
Mereka membawa 10 pemain baru.
Dari kiper Jean Butez hinggaegratedana bek Ivan Smolcic, Mergim Vojvoda dan Alex Valle.
Dari gelandang Assane Diao, Maxence Caqueret, Dele Alli, hingga penyerang Ivan Azon, Anastasios Douvikas, serta Jonathan Ikone.
Setiap transfer ini menghabiskan biaya tidak kurang dari 50 juta euro atau lebih dari Rp 800 miliar.
Seolah belum cukup mengejutkan , juga ada rumor bahwa I Lariani mencoba mengincar kiper kiri utama AC Milan, Theo Hernandez.
Transfer ini pada akhirnya tidak menjadi nyata.
Namun, Presiden Komisi Ombudsman, Mirwan Suwarso, baru-baru ini mengonfirmasi usaha tersebut, walaupun dia tidak menyebut nama Hernandez secara langsung.
Dia mengungkapkan itu dalam wawancara melalui Calcio e Finanza yang dipublikasikan oleh Tuttomercatoweb.
"Dalam beberapa hari terakhir ini, kita melokalisir penawaran untuk salah satu pemain terpenting di liga ini," katanya.
Tetapi, klubnya tidak mau menjualnya.
Kami kemudian membuat penawaran lain untuk korban pemain yang memiliki nilai sama dan klub menyetujui untuk menjualnya kepada kami.
Namun, pemain yang dipilih tidak mau datang.
Kami siap membuat penawaran.
Benarnya, kami bisa melakukan itu untuk semua pemain di dunia. Tetapi, kami tidak bekerja seperti itu.
Tujuan kami adalah menyediakan pemain muda berbakat yang dapat bermain sepak bola menarik dan membantu pelatih Cesc Fabregas
Orang-orang lupa bahwa kita baru saja mendapatkan promosi dan mereka berharap bahwa kita mampu bermain terbaik melawan semua tim besar.
Tapi, kami hanya pada tahap awal. Tujuan kami adalah membangun sebuah tim yang menarik.
Pastinya mereka yang mendatangi tempat ini akan menikmati pengalaman macam apa pun yang mereka janjikan.
Suwarso juga menyatakan bahwa Como tidak dalam keadaan sangat buruk keuangan (BU) sehingga memerlukan penjualan pemain utamanya.
Kami tidak memiliki rencana untuk menjual pemain permainan kami di masa depan yang dekat.
"Mungkin nanti 3-4 tahun lagi."
Naif untuk mengatakan bahwa transfer pemain adalah bagian dari bisnis kami.
"Kami tidak memiliki kekurangan dana," pungkasnya.
Komentar
Posting Komentar