- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan para pejabat untuk menghilangkan status rahasia dokumen-dokumen terkait pembunuhan Presiden John F. Kennedy, Robert F. Kennedy, dan Presiden Martin Luther King Junior.
Perintah ini ditandatangani Donald Trump pada Kamis, 23 Januari, dan merupakan salah satu dari serangkaian tindakan eksekutif yang diambil Trump pada minggu pertama masa jabatannya yang kedua.
Sebagai catatan, kasus tersebut merupakan tiga kasus pembunuhan terbesar dalam sejarah Amerika Serikat dan telah menimbulkan berbagai teori konspirasi selama beberapa dekadah.
, Kamis (23/1/2025).
Setelah menyetujui perintah tersebut, Trump melepaskan pena ke tangan seorang asisten untuk diserahkan kepada Robert F Kennedy Jr.
"Semua akan terungkap," kata Trump.
Perintah tersebut mengarahkan para pejabat tinggi pemerintahan untuk menyajikan rencana untuk melepaskan status rahasia dokumen-dokumen tersebut dalam waktu 15 hari.
Kasus pembunuhan Presiden AS
Presiden ke-35 AS John F Kennedy dibunuh di Dallas pada tanggal 22 November 1963. Ia ditembak mati ketika kendaraan pengiringnya melintas di depan Gedung Depositori Buku Sekolah Texas.
Kamis, pembunuh adalah Lee Harvey Oswald (24), yang memposisikan dirinya sebagai penembak jitu di lantai enam.
Oswald adalah seorang prajurit laut veteran yang telah bergabung ke Uni Soviet kemudian beralih kembali ke Amerika Serikat.
Dua hari setelah pembunuhan Kennedy, pemilik klub malam Jack Ruby menembak dan membunuh Lee Harvey Oswald saat proses pindah penjara.
Sementara itu, saudara JFK, Robert F Kennedy, dibunuh pada saat menjalani kampanye pemilihan presiden di California pada 1968.
Dilakukan oleh Sirhan Sirhan, seorang pria Palestina yang bermusuhan terhadap Amerika Serikat karena mendukung Israel.
Pembunuhan ini terjadi hanya dua bulan setelah Martin Luther King Jr, pejuang hak-hak sipil Amerika terkenal, ditembakinya oleh Nasionalis kulit putih, James Earl Ray di Memphis, Tennessee.
Anggota keluarga kerajaan mengatakan bahwa Ray tidak bertindak satu orang dan merupakan bagian dari konspirasi yang lebih besar.
Sebagian dokumen masih dirahasiakan
Banyak dokumen terkait dengan penyelidikan telah dirilis pada tahun-tahun yang meninggallah. Namun, ribuan dokumen masih dirahasiakan, sebagian besar terkait dengan penyelidikan tentang JFK.
Sebuah komisi pemerintah berkata bahwa Oswald bertindak sendiri. Akan tetapi, masih ada banyak pertanyaan yang belum dijawab tentang kasus tersebut selama bertahun-tahun.
Peristiwa ini juga menyebabkan munculnya teori-teori alternatif mengenai peran agen-agen pemerintah, mafia, dan tokoh-tokoh kriminal lainnya, begitu pula dengan teori-teori konspirasi yang semakin tidak lazim.
Survei pendapat selama beberapa dekade menunjukkan bahwa mayoritas warga Amerika tidak percaya bahwa Oswald adalah pembunuh tunggal.
Pada tahun 1992, Kongres telah menyetujui undang-undang untuk mengumumkan semua dokumen terkait dengan penyelidikan selama 25 tahun.
Tumpukan dokumen terkait pembunuhan JFK telah dirilis oleh Presiden Trump pada masa jabatan pertamanya dan Presiden Joe Biden. Namun, jutaan dokumen tersebut masih tetap diselenggara pernyataan ensiklopedi atau rahasia.
Pada masa jabatannya yang pertama, Trump berikrar untuk melepaskan semua dokumen tersebut, namun dia menyimpannya setelah beberapa bjeronan bikin politikus CIA dan FBI membujuknya untuk menyembunyikannya demi menjaga keamanan nasional.
Instruksi eksekutif kali ini menyatakan bahwa kerahasiaan yang terus berlanjut “ tidak konsisten dengan kepentingan publik”.
.
“Tapi detail dan pelaksanaannya adalah segalanya. Proses ini baru saja dimulai. Bagaimanakah ini akan dilaksanakan pun belum jelas,” katanya.
Rilis dokumen baru-baru ini telah mengungkapkan informasi baru tentang peristiwa itu, termasuk pengawasan luas yang dilakukan CIA terhadap Oswald.
Teka-teki pembunuhan JFK
Pada tahun 2023, seorang mantan agen Secret Service, Paul Landis (88) yang menyaksikan pembunuhan itu dari dekat, mengatakan bahwa ia mengambil peluru dari mobil setelah Kennedy ditembak.
Para ahli menyatakan, detail tersebut memperumit cerita resmi bahwa satu peluru mengenai Presiden dan gubernur Texas John Connally, yang sedang menaiki motor tersebut dan selamat dari serangan tersebut.
Morley mengatakan bahwa informasi baru telah meningkatkan keraguan lebih lanjut tentang teori bahwa Oswald bertindak sendiri.
Menurut dia, kebebasan rilis semua dokumen yang telah diedit dapat meningkatkan pengetahuan publik secara signifikan.
Namun dia mengatakan bahwa kemungkinan tidak ada "senjata api," dan CIA serta pejabat keamanan lainnya akan berusaha untuk mempertahankan tingkat kerahasiaan.
Komentar
Posting Komentar