di T-Mobile Arena, Las Vegas, Minggu WIB, 9 Maret 2025.
Pertarungan antara Ankalaev dan Pereira sangat kompetitif dari awal hingga akhir. Pereira memulai dengan dominan di ronde pertama, menggunakan tendangan betis yang menghentikan gerakan Ankalaev. Namun, petarung Rusia itu segera menemukan ritme dan mulai melawan dengan kombinasi pukulan tajam.
Momen penting terjadi pada ronde kedua ketika Ankalaev berhasil melempar Pereira dengan pukulan kuping keras di detik-detik akhir ronde. Pukulan tersebut membuat Pereira terjatuh, meskipun ia berhasil pulih pada jeda ronde. Pada ronde ketiga, pertandingan semakin intens. Meskipun Pereira dalam tekanan, ia tetap menimbulkan ancaman dengan serangan baliknya saat mundur.
Ronde keempat menjadi yang paling lambat karena Ankalaev lebih banyak menggunakan teknik clinch untuk mengontrol Pereira di dekat pagar oktagon. Di ronde kelima, pertarungan kembali berubah menjadi adu strategi dengan keduanya saling melepaskan serangan. Pereira berusaha bangkit dengan tendangan kepala keras, namun Ankalaev tetap tenang dan memberikan respons dengan pukulan kanan yang kuat.
Apa kunci kemenangan Ankalaev? Ia menunjukkan keberanian luar biasa dengan terus maju meski kakinya terkena dampak serangan tendangan berulang dari Pereira. Ia juga mampu memanfaatkan keahlian grappling-nya untuk menekan Pereira di ronde-ronde akhir. Meskipun tidak berhasil mencetak takedown, tekanan fisik dan serangan lutut serta pukulan dalam clinch membuat Pereira semakin tertekan.
Dengan kemenangan ini, Ankalaev memperpanjang rekor pribadinya menjadi 12-0-1 dalam 14 penampilan terakhirnya di UFC, setelah kekalahan debutnya melawan Paul Craig. Di sisi lain, Pereira gagal melanjutkan lima kemenangan beruntunnya dan mengalami kekalahan pertamanya di divisi kelas berat ringan.
Alex Pereira, petarung Brasil berusia 37 tahun, telah mengalami kekalahan ketiga dalam karirnya. Saat ini, catatan rekornya sekarang menjadi 12 kemenangan dan tiga kali kekalahan.
Fakta Magomed Ankalaev:
Ia memiliki nama lengkap Magomed Alibulatovich Ankalaev. Lahir di Makhachkala, Dagestan, Rusia, pada tanggal 2 Juni 1992. Tingginya 191 cm dengan jarak jangkauannya 191 cm.
Ankalaev berasal dari Dagestan, sebuah wilayah yang terkenal sebagai penghasil petarung elit seperti Khabib Nurmagomedov dan Islam Makhachev. Ia memulai karirnya dengan melatih sambo tempur (combat sambo), di mana ia memenangkan gelar juara dunia amatir, sebelum kemudian beralih ke MMA pada tahun 2014.
Ia pernah terlibat dalam persaingan gelar melawan Jan Blachowicz untuk gelar kosong kelas berat ringan UFC pada Desember 2022. Tapi, laga itu berakhir imbang. Kini, kegagalan itu ia tebus dengan mengalahkan Alex Pereira.
MMA FIGHTING, DAZN
Komentar
Posting Komentar