Selain kupu-kupu, ngengat juga merupakan serangga bersayap yang sangat beragam dan cantik. Salah satu keindahan hewan ini dapat kamu amati dari Pompelon marginata Spesies kupu-kupu ini menampilkan sayap dengan warna hitam dan biru yang amat memukau.
Tampilan yang mengundang perhatian dari serangga ini bukan hanya muncul setelah Pompelon marginata telah melewati metamorfosis. Ulama ulangan tersebut juga tampak sebelumnya. Pompelon juga tampil dengan ciri khas tersendiri yang membedakannya. Di bawah ini terdapat beberapa informasi seru tentang ngengat Pompelon marginata .
1. Anggota tunggal dari genus Pompelogon
Ngengat Pompelon marginata adalah bagian dari keluarga Zygaenidae serta termasuk dalam jenis tersebut Pompelon Menariknya, genus ini hanya terdiri dari satu spesies saja. Spesies tersebut tentunya adalah Pompelon marginata yang pertama kali dideskripsikan pada tahun 1843.
2. Ulat Pompelon tampil dengan ciri khas tersendiri
Mirip dengan kupu-kupu, Pompelon marginata Juga perlu menghabiskan waktu hidup sebagai ulat terlebih dahulu sebelum pada akhirnya mentransformasi diri menjadi kupu-kupu. Ulat ngengat ini menampilkan ciri khas tersendiri, berwarna putih gading dengan noda-noda hitam yang tak rata.
Ulat Pompelon Memiliki veruka yang ujungnya berwarna hitam. Veruka-veruka tersebut tersebar ke seluruh bagian segmentasi pada punggungnya. Di samping itu, ada juga beberapa veruka tanpa warna hitam. Keseluruhan dari veruka-veruka yang terletak di punggung siulah ini mempunyai setae atau rambut.
3. Ular Pompelon hanya makan daun kayu manis
Selain penampilannya yang menarik, ulat Pompelon rupanya juga memiliki kebiasaan makan yang unik. Alih-alih makan dari beragam jenis daun agar tidak bosan, ulat ini justru hanya mau makan dari satu jenis tanaman saja, yakni kayu manis.
Dilansir iNaturalist , ulat Pompelon marginata Secara khusus, mereka hanya mengonsumsi daun dari pohon kayu manis. Lebih jauh lagi, setiap subspesies memiliki preferensi tersendiri untuk tipe pohon tertentu. Sebagai contoh, subspesies yang tinggal di Singapura cenderung menyukai daun dari pohon kayu manis ini. Cinnamomum iners serta mereka yang berada di Borneo cenderung lebih memilih Cinnamomum verum .
4. Bagian kepompongnya dibalut dengan lapisan benang halus yang menghubungkannya.
Setelah mengonsumsi dedaunan dari pohon cinnamom selama umurnya, siulah ulat tersebut. Pompelon Kemudian akan terbentuklah kepompong. Salah satu hal yang menarik dan khas dari kepompong serangga tersebut adalah posisinya yang tepat di atas dedaunan pohon kayu manis.
Ulat Pompelon marginata Akan menempatkan kepompongnya di bagian tengah daun. Kepompong ini biasanya memiliki warna krim muda. Terletak di atas kepompong itu adalah sehelai benang halus yang menghubungkannya ke pinggiran kepompong berbentuk oval.
Kepompong ini umumnya memiliki ukuran 30 x 15 millimeter. Setelah ulat menyelesaikan metamorfosanya dan bertransformasi menjadi kupu-kupu, mereka akan keluar melalui salah satu ujung kepompong lalu meninggalkannya dalam keadaan kosong dengan separuh bagian depan terbuka.
5. Bisa ditemukan di Sumatra, Sulawesi, dan Kalimantan
Ngengat Pompelon marginata memiliki sayap berwarna hitam yang besar dan bundar. Tepi sayapnya berwarna biru berkilauan yang terlihat sangat cantik dan unik. Sangat kontras dengan sayapnya yang berwarna hitam, perutnya berwarna merah dengan serangkaian titik hitam di setiap segmen.
Pompelon marginata hidup dan tersebar di negara-negara di Asia Tenggara. Mulai dari Filipina, Thailand, Malaysia, Singapura, hingga Indonesia. Di Indonesia sendiri, serangga ini dapat ditemukan di Sulawesi, Sumatra, serta Kalimantan.
Ngengat Pompelon marginata Merupakan lalat malam yang aktif pada siang hari. Ciri khas unik dari lalat ini menjadikan spesies ini sebagai daya tarik yang sungguh disayangkan jika terlewatkan. Apakah Anda pernah menyaksikan ngengat ini dengan mata kepala sendiri?
Komentar
Posting Komentar